Coaching Clinic Pemanfaatan Aplikasi SIKO dalam Pengembangan Inovasi Daerah
Jambi (13/4/25), Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan inovasi daerah. Hal ini sejalan dengan Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 34 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 25 Tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, serta Instruksi Wali Kota Jambi Nomor 12 Tahun 2025 tentang Inovasi Daerah Tahun 2025.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Sidak Online yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi pada 30 Maret 2026, seluruh Perangkat Daerah dihimbau untuk memiliki dan mengembangkan inovasi dalam rangka meningkatkan efektivitas kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rangka hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Jambi melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic dan Penginputan Inovasi Daerah ke dalam Aplikasi SIKO. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 8 hingga 9 April 2026 dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Bidang Riset dan Inovasi Daerah BAPPERIDA Kota Jambi.
Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Jambi, termasuk sektor kesehatan seperti direktur rumah sakit dan kepala puskesmas di wilayah Kota Jambi. Pelaksanaan asistensi dibagi dalam beberapa sesi, guna memastikan efektivitas pendampingan dan optimalisasi hasil inovasi yang diinput ke dalam sistem.
kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Perangkat Daerah, PIC atau operator yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan inovasi. Selain itu, peserta diwajibkan membawa draft dokumen inovasi yang meliputi proposal dan indikator inovasi.
Draft proposal inovasi yang disiapkan mencakup berbagai komponen penting, antara lain ringkasan proposal, latar belakang dan tujuan, deskripsi inovasi, kontribusi terhadap Suistanable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), strategi keberlanjutan, hingga evaluasi dan keterlibatan pemangku kepentingan. Sementara itu, indikator inovasi yang disusun meliputi aspek regulasi, dukungan anggaran, pemanfaatan teknologi informasi, ketersediaan SDM, jejaring inovasi, hingga kualitas inovasi yang dihasilkan.
Kegiatan coaching clinic ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kapasitas perangkat daerah dalam merancang serta mengimplementasikan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, penginputan inovasi ke dalam aplikasi SIKO menjadi langkah strategis dalam mendokumentasikan dan memonitor perkembangan inovasi daerah dalam lingkup Pemerintah Kota Jambi secara berkesinambungan dan sistematis