image

Musrenbang Kecamatan Kota Jambi Perencanaan 2027: Penguatan Perencanaan Partisipatif dari Tingkat Wilayah

Jambi (09/2/26), Setelah tuntas menyelenggarakan Musrenbang Kelurahan pada tahun 2025. Awal tahun 2026, Pemerintah Kota Jambi kembali melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan prioritas pembangunan yang telah diperoleh di tingkat kelurahan ke tingkat kota. 

Musrenbang kecamatan dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kota Jambi yang dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Jambi, anggota DPRD Kota Jambi, TNI, Kepolisian, perangkat kecamatan dan kelurahan, Lembaga Adat, lembaga pemberdayaan masyarakat, PKK, Forum RT, Kepala Puskesmas serta tokoh masyarakat dan unsur lainnya. Forum ini merupakan bentuk nyata perencanaan partisipatif sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan tentang sistem perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

Hasil Musrenbang Kecamatan ini selanjutnya akan menjadi salah satu bahan utama dalam tahapan perencanaan lanjutan di tingkat kota, sebelum dirumuskan dalam dokumen perencanaan tahunan. Seluruh usulan yang telah disepakati dalam Musrenbang Kecamatan diverifikasi melalui dalam SIPD-RI. Proses ini dilakukan secara transparan dan terukur agar setiap program dan kegiatan yang diusulkan memiliki indikator kinerja yang jelas serta sesuai regulasi dan kewenangan perangkat daerah.

Secara umum, usulan yang mengemuka dalam Musrenbang kecamatan mencakup kebutuhan pembangunan fisik maupun non fisik. Usulan fisik masih mendominasi, terutama yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur lingkungan, sarana prasarana dasar, fasilitas umum, serta penataan kawasan permukiman. Sementara itu, usulan non fisik turut memperlihatkan perhatian masyarakat terhadap penguatan kelembagaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan, serta pelestarian nilai budaya dan adat.

Selain membahas usulan yang telah diinput, Forum Musrenbang juga menjadi wadah penyampaian berbagai masukan tambahan dari peserta, yang memperkaya perspektif perencanaan pembangunan di tingkat kota. Dinamika diskusi menunjukkan antusiasme masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui proses ini, Pemerintah Kota Jambi berupaya memastikan bahwa arah pembangunan tepat sasaran, berkeadilan dan berkelanjutan, dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan pembangunan. Musrenbang kecamatan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun Kota Jambi yang lebih maju dan merata. Pada akhirnya, pembangunan dan penyelenggaraan publik tersebut dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga Kota Jambi.